Don't Miss

Tim Takraw MAN Sibolga Tempati Peringkat ke-4 Turnamen Kebdispora Kota

Tim takraw MAN Sibolga harus puas di posisi 4 atau Juara Harapan satu pada perhelatan turnamen takraw Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kebdispora) Kota Sibolga, diperebutan tempat ketiga tim takraw MAN Sibolga yang digawangi Ryan Suprianto Tanjung dan kawan kawan harus mengakui keunggulan tim takraw SMAN 3 Sibolga, walau dalam torehan skor tipis, akan tetapi kemenangan tetap tak mampu dibawa pulang.

Akan tetapi pelatih tim takraw yang juga Guru PJOK MAN Sibolga Azwan Amin tetap memberikan applus kepada tim yang sejauh ini sudah melangkah masuk hingga ke semi final walau akhirnya tertahan diurutan keempat. Bagi Azwan Amin, perolehan tersebut tetap menjadi sebuah kebanggan, karena ada banyak SMA/SMK/MA yang sampai ketitik itu belum mampu sampai untuk tahun ini.

Kepada Inhum Jumat, 18 Agustus 2017 saat menyerahkan hadiah dan tropi kepada madrasah Azwan Amin mengaku kalau perolehan peserta didik yang diasuhnya sudah melampaui harapan yang ia buat sebelumnya, Azwan Amin mengaku beliau dari awal tidak memaksa siswa untuk juara, akan tetapi semangat tinggi mereka terbukti mampu membawa MAN Sibolga hingga ke semi final, hal itu kata Azwan Amin sudah sangat cukup.

“Tim kita mayoritas berasal dari kelas 10, mereka berlatih belum lama. Yang penting saat ini kita punya atlit potensi yang bisa kita bina, kita pupuk dan kita genjot kemampuannya untuk masa masa yang akan datang, kesempatan mereka untuk berkembang masih sangat banyak, masih sangat terbuka, ini menjadi jalan bagus, jalan mulus, jalan yang kita harapkan membawa mereka tepat kearah yang lebih besar kelak. Apa yang didapatkan siswa sudah yang terbaik, apapun itu, kami bahagia, kami bangga punya kalin semua” ungkap Azwan Amin.

Kepala MAN Sibolga Muallim dengan terbuka mengatakan, kalau perolehan perolehan hasil lomba tahun ini sangat membuatnya bahagia, kalah menang dimata Muallim adalah bumbu bumbu lomba yang tidak akan pernah berhenti pada satu titik saja, hari ini kita di posisi ini besok bisa keposisi lain dan akan terus berputar.

“Tidak penting mau juara berapa, bagi madrasah yang penting adalah adanya  nilai nilai perjuangan, ada perlawanan dan ada kemampuan yang siap untuk ditunjukkan, soal belum maksimal, kurang maksimal atau tidak maksimal itu persoalan berikutnya yang harus kita pikirkan bersama, yang penting selamat dulu, tahun depan harus lebih mampu,” kata Muallim memberikan ketegasan.

Muallim lebih lanjut mengatakan, semua hasil perolehan menjadi cermin untuk membangun kekuatan sebagai persiapan untuk masa masa berkutnya, Muallim meminta seluruh guru yang bertugas sebagai pembimbing memberikan catatan khusus, yang mana yang harus dikembangkan, yang harus diintensifkan, yang mana yang harus merubah pola dan yang mana yang polanya harus diganti. Dengan adanya catatan catatan itu jelas Muallim, maka madrasah akan lebih mudah menyusun program pelatihan atau penguatan sehingga dikesempatan berikutnya tim akan lebih siap, akan lebih kuat, harap Muallim.

MAN Sibolga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top