Don't Miss

Kamulah Sumber Masalah dalam Hubungan? Ini Tandanya!

Oleh: Aulia Adam

Yah, namanya berhubungan dengan orang lain, meski di awal terasa indah, tapi di tengah siapa yang bisa tahu apa yang bakal terjadi? Toh, kita semua enggak punya kemampuan untuk menebak bagaimana ujung hubungan tersebut kan?

Makanya, adalah sebuah kewajaran yang sangat amat wajar jika hubungan kamu dengan doi ada pasang-surutnya. Ada nurut-ributnya. Tapi, kalau marah-marahannya lebih sering daripada mesra-mesraannya, kamu dan pasangan bisa saja khawatir ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi.

Tapi, pada umumnya, orang-orang akan melihat kesalahan pasangannya dan menyalahkan meeka atas semua maraha-marahan yang pernah terjadi. Tapi, coba deh sesekali kamu ambil waktu me time untuk nenangin diri berkurung di kamar dengan banyak sekali snack dan minuman bersoda. Untuk mikir, apa ia semua salahnya dia? Jangan-jangan kamu sumber masalahnya?

Nah, untuk membuktikannya, ini ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, di antaranya:

Kamu adalah yang Paling NeedyNeedy? Normal kok jadi needy alias manja dalam bahasa Indonesia. Baik cowok ataupun cewek lahir alamiah dengan sifat yang satu itu. Cuma kadarnya aja yang berbeda-beda satu individu dengan individu lainnya. Jadi, ya boleh sesekali untuk needy. Tapi ingat lho, sesekali. Ingat, SESEKALI! Kalau terlalu needy, sampai pengin bareng terus, sampai-sampai pacar kamu kehilangan waktunya untuk diri sendiri karena kamu minta diurusin terus, bisa-bisa dia mati capek loh! Bukannya dia enggak sayang, tapi, siapa coba yang tahan kalau ngurusin orang lain mulu!

Suka Menuntut. Kita bilang menerima dia apa adanya, tapi tingkah laku kita menunjukkan kebalikannya? Misalnya memaksa pacara atau bahkan menuntutnya untuk mengubah ini-itu tentnag dirinya yang sebenarnya udah ada sejak dia belum sama kita. Hanya demi kemauan kita pribadi, lebih-lebih kalau alasannya cuma karena kita punya gengsi tersendiri yang mesti dia ikut jaga. Wah, artinya kamu memang sumber masalah besar itu!

Boleh Perhatian, tapi Jangan Kejeblos Jadi Posesif. Enggak cuma cowok kok yang enggak suka ceweknya posesif. Cewek juga males banget punya pacar yang posesif. Intinya, siapa sih yang enggak suka diperhatikan? tapi beda loh ya perhatian sama posesif! Perhatian itu demi kebaikan dia, kalau posesif itu demi rasa kepemilikan kamu terhadapnya. Well, pacar kamu ya emang punya kamu, tapi di atas itu dia adalah punya dirinya sendiri. Jangan lupakan itu!
Selingkuh! Ya, kalau poin  yang satu ini pastilah bakal merusak hubungan kan! Tapi yang enggak orang-orang kebanyakan sadari adalah bahwa mereka ternyata sedang dalam upaya selingkuh, tapi enggak mau ngaku cuma karena merasa memang tidak memutuskan berhubungan dengan seligkuhan itu dengan adanya sebuah status. Maksudnya gini loh, oke kamu sahabtan sama orang lain yang bukan pacarmu. Tapi ya namanya pacar, masak iya dia enggak cemburu kalau kamu merahasiakan chat-mu dengan sahabatmu tadi? Intinya, terbukalah dalam berhubungan. Coba bayangkan kamu berada di posisi dia. Pasti bete juga toh?
Cara-meredam-amarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top