Memilih Tenda Gunung yang Tepat

Oleh: Ikhsan Ardiansyah

Saat ini banyak sekali beredar tenda-tenda dengan berbagai macam bentuk dan harga yang fantastis. Mulai dari yang mahal sampai yang paling murah. Jika Xpresiana tidak tahu bagaimana cara memilih tenda yang cocok untuk dibawa pada saat mendaki gunung, kali ini Xpresi akan memberikan tips tentang memilih tenda gunung yang tepat.

Tinggi Tenda. Tenda untuk pendakian gunung cenderung konstruksinya lebih rendah dari pada tenda untuk camping, ini dikarenakan untuk lebih tahan terhadap tiupan angin yang lebih kencang di daerah ketinggian. Tinggi tenda setidaknya maksimal 1 meter atau 40 inci. Berdasarkan pengamatan tenda-tenda di luar negeri, rata-rata tingginya satu meter atau dibawahnya. Seperti biasa, makin tinggi tenda makin besar daya tangkap anginnya.

Bahan tenda. Bahan tenda yang terbuat dari nylon jauh lebih bagus dibandingkan kain katun. Hal ini terkait pemakaian di gunung tinggi dan bersuhu lembab akan sangat dingin sekali, tenda ini tidak bisa memberikan isolasi yang baik bagi penghuninya. Tenda dengan bahan jenis ini hanya cocok dipakai untuk camping. Jadi pilihlah tenda dari bahan nylon

Bentuk Tenda. Hindari memilih tenda yang mempunyai bagian terbuka, apalagi bagian atas. Angin dan badai adalah kendala utama yang dihadapi jika berada di tempat ketinggian sehingga tenda atap terbuka sangat tidak disarankan.

  • Bobot dan Dimensi

Pilihlah tenda yang masuk akal beratnya. Selain untuk kepraktisan juga sangat membantu ketika harus dibawa-bawa dalam tas carrier.

  • Bahan Alas Tenda

Banyak yang berpikiran bahan terpal lebih bagus. Padahal bahan terpal ini terkadang tidak menjamin akan bebas dari rembesan air. Contohnya bahan yang dipakai di tenda ultralight (sejenis nylon), walaupun tipis tapi bisa menahan rembesan air.

  • Lembar Flysheet

Tenda untuk pendakian gunung harus mempunyai lembar flysheet, kecuali tenda  single tent terbuat dari bahan breathable garmen yang bisa menahan air tapi kondensasi dalam tenda bisa keluar. Tenda keluaran merek Bibler bisa jadi pilihan walaupun dengan  jenis seperti ini mahal sekali, dan kebanyakan tenda Bibler ini dipakai di gunung-gunung tinggi be
rsalju.

  • Jarak Flysheet dan Bagian dalam Tenda

Perhatikan juga jarak antara flysheet dan diding tenda, jarak yang bagus adalah satu jengkal (10cm) karena dengan begitu bagian dalam tenda tidak menempel dengan flysheet. Jika hujan lebat, bagian dalam tenda tidak ikut basah oleh flysheet.

  • Tali Pengencang

Tenda pendakian gunung pasti akan mempunyai tali-tali pengencang di bagian tertentu. Hal ini berguna untuk ketahanan tenda dalam menghadapi angin di gunung. Tali-tali ini umumnya ditempatkan pada titik-titik tertentu tenda yang berguna memberikan kekuatan tambahan pada frame agar tidak patah.

  • Ruang penyimpanan

Teras tenda adalah bonus istimewa untuk tenda pendakian gunung, karena selain bisa dijadikan tempat penyimpanan barang, teras tenda bisa dijadikan dapur saat cuaca jelek dan tidak memungkinkan untuk memasak di luar tenda.

  • Jahitan

Pastikan apakah jahitannya sudah diberi lapisan plastik. Perhatikan pula apakah keempat sudut tendanya terangkat atau malah sejajar dengan tanah saat didirikan. Sebaiknya cari tenda yang sudah ada lapisan pada jahitanya dan kalau bisa cari yang pojok-pojoknya terangkat beberapa sentimeter dari permukaan. Musuh utama kita bukan salju tapi hujan badai. Kalau udara dingin masih bisa ditambah sleeping bag. Oleh karena itu, carilah tenda yang sekiranya didesain tahan angin besar dan hujan lebat.

tenda-dengan-teras

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top