Siswa MAN Binjai Sulap Sampah Jadi Kotak Tisu Menariki

Sampah Organik adalah barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar. Hal ini disampaikan guru mapel Prakarya dan Kewirausahaan Amnal kepada Humas MAN Binjai, Jum’at 6 Oktober 20017.

Humas MAN Binjai tertarik meliput kegiatan siswa/I kelas XII MIA-4 yang sibuk dengan sampah pelepah pisang dan batang pisang yang berserakan diruang kelas mereka. Ternyata mereka sedang diajarkan tentang pembuatan kotak tisu dengan memanfaatkan sampah-sampah organik.

Berbahan dasar pelepah daun pisang kering, batang pisang kering, kardus bekas, pernak-pernik dan lem kertas, mereka diajarkan oleh Amnal cara mendesain kotak tisu yang menarik dan bernilai komersil. Dimulai dari pemilihan bahan dan pendesaian, Amnal mengajarkan siswa/I MAN Binjai untuk kreatif.

Setelah memberikan contoh cara membuat kotak tisu yang serderhana, Amnal kemudian membiarkan mereka melakukan sendiri dan dituntut untuk mampu berkreasi.

Amnal menuturkan bahwa sampah organik adalah jenis sampah yang ramah lingkungan dan bahkan paa umumnya dapat dimanfaatkan kembali dengan melakukan pengelolaan dan pemanfaatan yang tepat.  “Hal yang tidak berharga bisa menjadi sangat berharga jika dikelola kembali dengan kreatifitas yang tinggi,” kata Amnal.

MAN Binjai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top