Category Archives: CERPEN

Pilu di Langit Rohingya

Pilu di Langit Rohingya

Karya: Winda Hari Siregar Seorang  gadis malang bersembunyi di balik ilalang dengan wajah yang pucat dan tangan gemetar. Ia memegang sebuah  tasbih di tangan kanannya sedang tangan kirinya mengusap-usap luka Fatimah, adik bungsunya yang tertembak di bagian lengan kiri. Berulang kali ia mengucap lafadz Allah…Allah…Allah. Tetesan sungai-sungai kecil mengalir deras di pipi Zulaikha. Dengan obat-obatan yang didapat dari alam yang ...

Read More »

Aku Kamu Hidupku

Aku Kamu Hidupku

Assalammu’alaikum warahmatullah hiwabarakatuh. Perkenalkan namaku Aisyah,gadis pendiam yang sulit bergaul.Ya akhirnya aku sering disebut temanku KUPER(KUrang PERgaulan).Aku juga termasuk orang yang “hmmm ..bisa dikategorikan egois ”Tetapi dibalik kediamanku dan keegoisanku ,Aku sangat taat dan memiliki aturan berteman dengan lawan jenis.Aku akan menceritakan sedikit kisah hidupku yang telah lama kupendam. Selama aku mengenyam pendidikan selama 9 tahun ,Aku tidak pernah merasakan ...

Read More »

Ayah, Yuk Kita Berkurban!

Ayah, Yuk Kita Berkurban!

Hari ini adalah Hari Raya Idul Adha atau biasa disebut Hari Raya Qurban. Warga Desa Pramestha, terutama para bapak – bapak tengah sibuk membagikan daging qurban kepada setiap warga. Tak luput pula kepada keluarga Adiyaksa, yang turut mendapatkan sebagian kecil daging qurban. Namun, yang membuat warga heran, mengapa keluarga tersebut tidak pernah berqurban, padahal keluarga tersebut merupakan keluarga yang termasuk ...

Read More »

Hijrahku Dari Sahabatku

Hijrahku Dari Sahabatku

Pertama kali Aku mendaftar di Madrasah Aliyah Negeri, tidak sengaja Aku bertemu dengan seorang lelaki. Tetapi, entah mengapa saat Aku melihatnya Aku langsung terkagum dengan auranya.“Ah..Tapi, Bukan berarti dia juga kagum padaku”,pikirku. Esok harinya, saat pengambilan baju dan buku ternyata Aku berjumpa lagi dengannya, “Apakah dia memang jodohku? “,kata ku di dalam hati sambil senyum-senyum sendiri. tapi…..ya sudahlah. Tak lama ...

Read More »

Akan Selalu Ada Rina

Akan Selalu Ada Rina

Karya: Azwar Muharram Zebua Rina tetap berdiri didepan Riyan, tak punya niat untuk beranjak sama sekali. Rina merasa apa yang ia minta bukan sesuatu yang berlebihan, sehingga apapun yang dikatakan Riyan padanya Rina seakan tidak peduli sama sekali, tangannya tetap terangkat separuh badan dan mengulur lurus dan terbuka mengarah pada Riyan yang mulai berkacak pinggang, makin Riyan melotot, makin sering ...

Read More »
Scroll To Top